Training Motivasi, Ippho Santosa, Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Organisasi

Tampilkan postingan dengan label Training Motivasi Terbaik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training Motivasi Terbaik. Tampilkan semua postingan

Training Motivasi Organisasi

Di training motivasi organisasi, saya sering bertanya kepada peserta.

Mana yang lebih besar? Semangatmu? Atau alasanmu? Kalau alasan yang dipilih, tentulah sudah ketebak gimana nasibmu. Gitu-gitu melulu.

Beralasan dan bermalasan itu dekat sekali dengan sikap 'menyerah'. Ujung-ujungnya, gagal dan terjungkal.

Menyerah, itu BUKAN menunjukkan besarnya HAMBATAN, tapi itu cuma menunjukkan besarnya alasan dan kemalasan.


training-motivasi-organisasi-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-SDM

Jangan malas. Yang nyaman belum tentu baik. Yang serba menantang juga belum tentu baik. Apa yang membuatmu bertumbuh, itu yang terbaik.

Jangan malas. Tak perlu membandingkan sukses kita dengan orang lain. Nggak akan ada habis-habisnya. Bandingkan saja dengan pencapaian kita tahun sebelumnya.

Jangan malas. Orang -orang yang percaya pada KEINDAHAN IMPIAN dan keindahan masa depannya, mana mungkin bermalasan?

Jangan malas. Sukses yang dilandasi dengan kegigihan dan kejujuran, akan lebih langgeng. Bahkan orang tersebut akan lebih dihargai daripada kesuksesan dan pencapaiannya.

Sukses dan keberuntungan berpihak pada mereka yang terus-menerus mencoba, terus-menerus belajar, dan terus-menerus beramal.

Share tulisan ini kalau Anda setuju. Sekian dari saya, Ippho Santosa.


   training-motivasi-organisasi-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-SDM
 training-motivasi-organisasi-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-SDM 
training-motivasi-organisasi-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-SDM






Training Motivasi Terbaik

Training Motivasi Kerja, Training Motivasi Terbaik

Training motivasi kerja atau training motivasi diri sepertinya semakin diperlukan. Mau bukti?

training-motivasi-kerja-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-diri


Lihat saja. Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada pada peringkat ke-121 dari 187 negara. Kita berada jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura (peringkat 18), Malaysia (peringkat 64), Thailand (peringkat 103), dan Filipina (peringkat 114).

training-motivasi-kerja-training-motivasi-terbaik-training-motivasi-diri

Begitu pula jika kita melihat struktur angkatan kerja di Indonesia. Sebanyak 55,3 juta (46,8 persen) lulusan Sekolah Dasar (SD). Semakin jelas, Indonesia sangat memerlukan training motivasi terbaik. Apa pendapat Anda?

Training Motivasi Kerja, Training Motivasi SDM

Training motivasi kerja, tepatnya training motivasi SDM, semakin diperlukan. Ada kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk segera mempercepat pembangunan manusia, agar tidak semakin tertinggal dengan negara lain.

Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada pada peringkat ke-121 dari 187 negara. Kita berada jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura (peringkat 18), Malaysia (peringkat 64), Thailand (peringkat 103), dan Filipina (peringkat 114).
training-motivasi-kerja-training-motivasi-sdm-training-motivasi-terbaik

Demikian pula jika kita melihat struktur angkatan kerja Indonesia. Sebanyak 55,3 juta (46,8 persen) lulusan Sekolah Dasar (SD).

"Kita menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Persaingan dalam pasar tenaga kerja menjadi lebih luas dan menuntut kualitas SDM yang lebih prima dan lebih bersaing," ujar salah satu dosen IPB yang dikutip oleh Okezone.

training-motivasi-kerja-training-motivasi-sdm-training-motivasi-terbaik

Berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF, 2014), peringkat daya saing Indonesia berada pada peringkat 38 dan masih lebih rendah bila dibandingkan dengan beberpa negara tetangga seperti Singapura (peringkat 2), Malaysia (peringkat 24), dan Thailand (peringkat 37).

Jika kondisi tersebut tidak segera diperbaiki, tentu saja potensi yang dimiliki bangsa ini justru akan dimanfaatkan oleh negara lain. Indonesia hanya akan menjadi penonton dan pasar bagi surplus produksi negara-negara lain juga akan memicu neraca perdagangan Indonesia menjadi semakin terpuruk.

Salah satu kualitas SDM yang sampai saat ini belum banyak disentuh adalah menyangkut aspek mental budaya kerja. Di sektor swasta, pada umumnya telah tercipta budaya kerja yang baik. Sehingga perubahan mindset akan difokuskan pada birokrasi pemerintahan. Tujuan utamanya adalah menciptakan birokrasi yang mampu menunjang daya saing nasional.

Sepertinya Indonesia sangat memerlukan training motivasi terbaik. Apa pendapat Anda?