Training Motivasi, Ippho Santosa, Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Organisasi

Tampilkan postingan dengan label Training Karyawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training Karyawan. Tampilkan semua postingan

Di Training Motivasi Karyawan, Ippho Santosa Ajak Berbagi (Training Karyawan)

Training Motivasi Karyawan, Training Karyawan, Pelatihan Motivasi, Pelatihan Motivasi Karyawan


Bersedekah (bayar sedekah) dengan ikhlas itu membawa berkah dan menyuburkan harta. Ini soal berbagi.
Lalu, bolehkah bersedekah dengan uang haram? Bolehkah bersedekah untuk (atas nama) orang yang sudah meninggal? Bolehkah bersedekah tanpa sepengetahuan suami? Bayar utang atau sedekah dulu? Yang baik kepada siapa? 

training-motivasi-karyawan-training-karyawan-pelatihan-motivasi-diri
training-motivasi-karyawan-training-karyawan-pelatihan-motivasi-diri
Ini adalah pertanyaan-pertanyaan klasik seputar sedekah, termasuk pengertian, pahala, dan cara bayar sedekah. Baiknya tanya langsung ke lembaga-lembaga sosial seperti ACT, Dompet Dhuafa, dll.
Saya lebih tertarik membahas kepastian balasan sedekah:
– Matahari terbit di Timur, pastikah itu? Balasan sedekah ternyata jauh lebih pasti.
– Hukum Gravitasi, pastikah itu? Balasan sedekah ternyata jauh lebih pasti.
– Kok bisa? Karena dijanjikan berkali-kali di kitab suci. Pasti, pasti, pasti.
Yuk kita rutinkan.


Training Karyawan, Pelatihan Motivasi, Pelatihan Motivasi Karyawan

Di Training Motivasi Karyawan, Ippho Santosa Ajak Bersyukur (Pelatihan Motivasi)

Training Motivasi Karyawan, Training Karyawan, Pelatihan Motivasi



Rezeki bukan sekadar uang... 

Waktu luang juga rezeki... 

Peluang juga rezeki...

Kesehatan juga rezeki...

training-motivasi-karyawan-training-karyawan-pelatihan-motivasi-diri
training-motivasi-karyawan-training-karyawan-pelatihan-motivasi-kerja

Pertemanan, bersaudaraan, dan jodoh pun terhitung rezeki... 

Maka maknai, nikmati, dan syukuri...

Jangan dikufuri...



Training Motivasi Karyawan, Training Karyawan, Pelatihan Motivasi

Di Pelatihan Motivasi, Ippho Santosa Ingatkan Soal Kesehatan (Training Karyawan)

Training Karyawan, Pelatihan Motivasi, Pelatihan Motivasi Karyawan



Banyak yang bertanya kepada saya soal rahasia kesehatan saya. Sebenarnya, nggak ada yang rahasia. Toh, segala hal baik yang saya alami selalu saya sampaikan ke masyarakat luas. 

Tahu sendiri kan, aktivitas saya lumayan padat. Mengurusi kampus, SD, dan TK. Aktif di seminar, training, dan menulis. Aktif di Dompet Dhuafa dan ACT. Syuting untuk TV swasta. Ini berlangsung setiap harinya, hampir-hampir tanpa libur.

pelatihan-motivasi-training-karyawan-training-motivasi-training-centre
pelatihan-motivasi-training-karyawan-training-motivasi-training-provider
pelatihan-motivasi-training-karyawan-training-motivasi-training-provider


Rahasianya? Begini. Segala nikmat hanya dari Allah. Saya cuma menyampaikan rutinitas-rutinitas saya. Sejak lama, saya rutin tidur awal dan bangun awal. Makan on time. Minum air ionisasi. Nyeruput jeruk hangat setiap pagi. 3-4 tetes propolis setiap hari. Satu sendok madu setiap malam.

Propolis? Yang saya pelajari, propolis sangat bagus untuk dikonsumsi setiap hari. Stamina. Bukan dikonsumsi ketika sakit saja. Karena banyaknya penelitian propolis dan testimoni propolis terkait kesembuhan, maka masyarakat luas cenderung menganggap propolis sebagai obat. Padahal propolis sangat bagus untuk konsumsi harian. 

Satu hal yang saya masih lalai adalah olahraga. Paling cuma berenang sekali sebulan saja. Hehehe. Treadmill? Jarang-jarang. Kalau Anda menganggap uang, bisnis, dan karier sangat penting, yang sebenarnya kesehatan jauh lebih penting. Mari kita saling mengingatkan.




Training Karyawan, Pelatihan Motivasi, Pelatihan Motivasi Karyawan

Di Training Motivasi atau Training Karyawan, Ippho Santosa Ingatkan Soal Belajar.

Di training motivasi atau training karyawan, saya sering mengingatkan peserta soal belajar. Soal ilmu.

Sepenting-pentingnya uang, lebih penting lagi ilmu dan akhlak di balik uang. Tanpa ilmu dan akhlak yang tepat, uang bisa menjadi bencana. Sekali lagi, bencana. Namun tak semua orang paham dan sadar tentang ini.

Dari dulu sampai sekarang, uang tidak pernah membawa masalah. Sekalipun tidak pernah. Yang masalah itu manusianya. Kurang ilmu, kurang moral. Saya yakin, kalau kita semua mau merenung dalam-dalam, kita akan setuju dengan pernyataan ini.

training-motivasi-training-karyawan-training-korporat-training-terbaik
training-motivasi-training-karyawan-training-korporat-training-terbaik

Terkait cara mencari uang, pahami dulu konsekuensi dan risikonya. Kalau memang mau bekerja, yah terimalah konsekuensinya. Uangnya nggak seberapa. Kalau memang mau berbisnis, yah siaplah dengan segala resikonya. Ruginya nggak kira-kira. Repotnya, banyak orang yang tak paham konsekuensi dan risikonya. Asal action saja.

Dengan kata lain, mereka minim ilmu. Mereka yang tidak berilmu ini cenderung menyalah-nyalahkan (blame) dan beralasan (excuse) saat keadaan tidak sesuai dengan harapan. Misal, ketika rugi. Ya, mereka tidak bertanggung-jawab dengan keputusan-keputusan yang telah diambil.

Belajar, berilmu. Niscaya perubahan demi perubahan akan menghampiri hidupmu. Saya yakin dengan hal itu. Saya harap Anda juga setuju.



training motivasi, training karyawan

Di Training Motivasi, Ippho Santosa Ajak Karyawan Luruskan Arah (Tugas Korporat)

Di training motivasi atau training karyawan, inilah pesan saya, "Apapun tugas dan kerjamu sekarang, pastikan mengarah pada impian besarmu. Bukan soal seberapa cepat kita melangkah, tapi SEBERAPA TEPAT kita mengarah!"

Disebut impian jika sampai menggetarkan hatimu. Pagi demi pagi, ditunggu-tunggu. Sehingga menjadi penyemangat setiap hari, setiap minggu. Untuk melangkah maju, tak kenal ragu.

training-motivasi-training-karyawan-ippho-santosa-training-korporat
training-motivasi-training-karyawan-ippho-santosa-training-korporat

Impian yang besar dan luhur, layak diperjuangkan. Bahkan membuat kita bersemangat setiap harinya. Impian yang kecil? Jadinya yah malas-malasan. Tak heran kalau semangat pun turut mengecil.

Hebatnya lagi, impian yang besar menarik peluang-peluang besar. Bahkan dipertemukan dengan orang-orang besar. Seperti kebetulan, padahal bukan.

Satu hal lagi. Mereka yang berpikir besar relatif lebih sehat dan lebih bersemangat. Bagi Sang Pencipta, tak ada kerepotan sama sekali untuk mewujudkan impian yang besar.

Terakhir, selaraskan impian kita dengan visi dan misi perusahaan (korporat). Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!

Training Motivasi, Training Kerja, Training Karyawan

Di training kerja dan training motivasi, saya sering sekali bercerita tentang mental kaya.

Beberapa waktu yang lalu, saya diajak talkshow bareng Aa Gym, Sandiaga Uno, dan Mas Mono. Setelah itu, kami langsung lunch bersama. Alhamdulillah, sebagai tuan rumah, Aa Gym yang mengambilkan nasi untuk saya, persis 10 tahun yang lalu. Demikian pula Sandiaga Uno, walaupun bukan tuan rumah, menambahkan nasi untuk saya. Masya Allah, inilah dua guru sejati, karena benar-benar rendah hati. Saya sebagai murid sampai malu sendiri.

training-motivasi-training-kerja-training-karyawan-sandiaga-uno-aa-gym

Suatu ketika, mungkin tahun 2011 atau 2012, saya melihat Pak Sandiaga (dan dia tidak melihat saya) naik pesawat biasa. Bukan Garuda Indonesia. Bukan business class. Ada seorang asisten di sampingnya, tapi dia tetap menenteng barangnya sendiri. Ah, itu kan biasa. Ya, memang biasa. Menjadi luar biasa karena saat itu ia termasuk dalam 30 orang terkaya di Indonesia!

Pernah juga saya diundang sarapan sama Tung Desem Waringin, pelatih kondang di Indonesia, di sebuah restoran di lapangan golf. Awalnya cuma sarapan, tahu-tahu kami ngobrol lebih dari 5 jam! Tidak terasa! Cuaca yang panas dan tidak ber-AC, sama sekali tidak berhasil mengusik dan mengusir kami. Ketika saya mau membayar, eh ternyata Pak Tung sudah duluan membayar. Rupanya dia telah meletakkan kartu kreditnya di kasir sejak awal.

training-motivasi-training-kerja-training-karyawan-tung-desem-waringin


Inilah yang disebut mental kaya. Gemar melayani, gemar mentraktir. Betapa banyak orang di sekitar kita yang bersikap sebaliknya. Ngarep-ngarep ditraktir. Nggak heran, semakin nyungsep hidupnya. Saran saya, setiap kali ada kesempatan, usahakan untuk mentraktir. Walaupun dia yang jadi atasan, walaupun dia yang lebih kaya. Lagi-lagi, ini soal mental kaya. Seperti kemarin, saya ditraktir sate kambing sama mantan staf saya, Gerry. Zaman saya susah dulu, saya sudah terbiasa mentraktir. Apalagi sekarang, yang insya Allah nggak susah lagi. Btw, mentraktir itu bagian dari sedekah.

Siap?







Training Motivasi, Training Kerja, Training Karyawan, Training Terbaik

Dalam In-House Training, Ippho Santosa Ingatkan Soal Spirit of Learning

In-house seminar...
In-house training...
Pernahkah hadir di kantor Anda?
Jika ya, manfaatkan itu sebaik-baiknya.


In-House-Training-Motivasi-Training-Karyawan-Training-Pegawai

Pesan saya, "Kesempatan emas datangnya sesekali dan biasanya tak terulang lagi. Sekiranya ada kesempatan untuk belajar dengan ahlinya, ambillah kesempatan itu sebaik-baiknya." Harus ada Spirit of Learning. 





Untuk mengundang Ippho Santosa dalam training motivasi, klik >> www.ippho.com 

Di Training Pegawai, Ippho Santosa Ungkap Penyebab Kemiskinan


Di training pegawai atau training karyawan, saya sering mengingatkan peserta, "Pegawai pun bisa kaya dengan investasi. Setidaknya lumayan mapan."

Akan tetapi, yang sering kita lihat adalah yang sebaliknya.


Training-Pegawai-Training-Karyawan-Training-Pekerja-Training-PNS

Si miskin makin miskin... 
Si kaya makin kaya...
Iya apa iya? Terus, kenapa?


Training-Pegawai-Training-Karyawan-Training-Pekerja-Training-PNS

Banyak sebabnya...
Dan ini salah satunya...

Perhatikan baik-baik siklus kemiskinan berikut ini:

Makin mengeluh & makin pelit >> hati makin gundah & nikmat makin berkurang >> makin miskin >> lebih miskin >> makin keteteran waktu >> sulit untuk dhuha & tahajjud >> makin miskin >> lebih miskin >> makin mengeluh & makin pelit



Dan begitulah seterusnya... Sampai kapan? Sampai Tarzan pakai baju gamis, hehe. Karena itulah, siklus ini harus dipatahkan. Ingatlah, menjadi kaya perlu proses. Bermental kaya? Nggak perlu. Kita dapat melakukannya detik ini juga... Dengan apa? Dengan bersyukur dan dermawan. Niscaya siklus kemiskinan tadi akan terpatahkan...

Terus, kenapa orang kaya makin kaya?

Banyak sebabnya...
Dan ini salah satunya...

Perhatikan baik-baik siklus kesuksesan berikut ini:

Makin dermawan & makin bersyukur >> hati makin bahagia & nikmat makin bertambah >> makin kaya >> lebih kaya >> makin punya waktu luang >> makin rajin dhuha & tahajjud >> makin kaya >> lebih kaya >> makin dermawan & makin bersyukur


Training-Pegawai-Training-Karyawan-Training-Pekerja-Training-PNS

Dan begitulah seterusnya... Sampai kapan? Sampai Antam bikin keripik pedas, hehe. Siklus ini baiknya diperkuat. Benar-benar diperkuat. Niscaya hasilnya akan dahsyat. Ingatlah, menjadi hartawan perlu proses. Menjadi dermawan? Nggak perlu. Kita dapat melakukannya detik ini juga... 

Bagi karyawan, saya menyarankan untuk belajar investasi. Boleh pada properti, reksadana, atau emas. Pilih cara-cara yang syariah. Siap?



Untuk mengundang Ippho Santosa dalam training pegawai atau training korporat, klik >> www.ippho.com

Di Training Motivasi Diri (Pengembangan Diri), Ippho Santosa Ingatkan Soal Kebahagiaan

Di training motivasi diri atau training pengembangan diri, saya sering mengingatkan mereka, "Punya jabatan, bahagia. Nggak punya jabatan, tetap bahagia. Justru kalau kita bahagia, akan lebih mudah untuk mendapatkan jabatan bahkan ditawari jabatan." Saya yakin Anda semua setuju. 


Training-Pengembangan-Diri-Training-Motivasi-Pengembangan-Diri-Training-Pengembangan-SDM


Jangan rusak kebahagiaan keluarga kita dengan harta yang tidak halal. PASTIKAN HALAL demi kebahagiaan mereka di dunia dan setelahnya. Ingat keluarga, jadikan ini motivasi diri.


Training-Pengembangan-Diri-Training-Motivasi-Pengembangan-Diri-Training-Pengembangan-SDM

Sekarang kita berandai-andai. Katakanlah, ada seorang laki-laki jahat. Sebut saja, preman. Mungkin ia masih berani mencuri sebuah jambu. Mungkin pula, ia masih berani memakan jambu curian tersebut. Yah, namanya juga orang jahat. Preman. 


Training-Pengembangan-Diri-Training-Motivasi-Pengembangan-Diri-Training-Pengembangan-SDM

Akan tetapi, beranikah ia memberikan jambu curian itu kepada ibu, istri, atau anaknya? Kemungkinan besar, ia tidak berani. Kenapa? Disadari atau tidak, seorang laki-laki sejati masih berprinsip, “Walau bagaimanapun, keluargaku harus menikmati makanan yang baik-baik. Bukan jambu curian.” 

Jangan sampai kesenangan sesaat merusak kebahagiaan yang lebih langgeng. Think.




Untuk mengundang Ippho Santosa dalam Training Pengembangan Diri, klik >> www.ippho.com  

Training Pekerja, Training Karyawan, Training SDM

Di training karyawan atau training pekerja, saya sering mengingatkan peserta, "Berbakti itu suatu keharusan, juga kenikmatan." 

Hal ini sengaja saya ulang-ulang dalam in-house seminar dan in-house training di perusahaan-perusahaan. Sebut saja, training SDM. 

training-pekerja-training-SDM-training-motivasi-training-karyawan

Akan tetapi, kalaupun Anda telah berbakti kepada orangtua terutama ibu, jangan buru-buru menepuk dada, jangan buru-buru berbangga.

-       Fasilitas lengkap yang Anda berikan kepada ibu Anda, tidak akan sanggup mengganti darah yang telah ia korbankan manakala melahirkan Anda.
-       Uang jutaan yang Anda berikan kepada ibu Anda, tidak akan sanggup mengganti ASI yang telah ia berikan manakala membesarkan Anda.
-       Coba bayangkan, misalnya sekarang Anda idiot, cacat, atau menderita penyakit yang menjijikkan. Adakah orang yang mau mendampingi Anda? Kemungkinan tidak ada, kecuali ibu Anda!

training-pekerja-training-SDM-training-motivasi-training-karyawan


Orangtua:
-       Merekalah orang pertama yang mencurahkan cinta kepada Anda! Ya, cinta pertama Anda!
-       Merekalah orang pertama yang memperkenalkan dan menghadirkan cinta dalam hidup Anda!
-       Merekalah satu-satunya orang yang benar-benar mencintai Anda apa adanya tanpa berharap balas!
-       Merekalah satu-satunya orang yang cintanya kepada Anda bersemi sepanjang masa!
-       Merekalah satu-satunya orang yang cintanya tidak akan sanggup Anda balas dengan setara!

training-pekerja-training-SDM-training-motivasi-training-karyawan

Sebagai trainer, saya pun menyebut orangtua itu sebagai keajaiban cinta! Dari pemaparan singkat ini, jelaslah, sudah sepantasnya kita memberikan bakti yang sungguh-sungguh kepada orangtua, bukan bakti yang sekadarnya. Dan tolong dipahami, jika orangtua sudah merestui, maka semua akan lebih mudah untuk dilalui. Tapi jika orangtua sudah membantah, maka apa-apa akan terasa susah. Terakhir ingatlah, FAMILY itu mestinya dimaknai dengan Father And Mother, I Love You.

training-pekerja-training-SDM-training-motivasi-training-karyawan

Selain doa dan amal, bakti yang sangat dianjurkan adalah memberikan orangtua nafkah yang penuh berkah. Sekali lagi, memberikan orangtua nafkah yang penuh berkah. Apapun posisi kita. Apapun profesi kita. Dan tentu saja, nafkah yang penuh berkah ini hanya bisa diperoleh melalui perniagaan atau pekerjaan yang 100% berkah. Tidak bisa setengah-setengah. Teman-teman setujukah?  



Buku #SuccessProtocol telah tersedia di Gramedia. Setelah 7 Keajaiban Rezeki, inilah buku terbaik Ippho Santosa. Untuk mengundang, klik >> www.ippho.com