Training Motivasi, Ippho Santosa, Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Organisasi

Tampilkan postingan dengan label Training Motivasi Pegawai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training Motivasi Pegawai. Tampilkan semua postingan

Training Motivasi Ippho Santosa Bahas Mood Kerja (Penuh Inspirasi)

Training Motivasi Ippho Santosa, Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Pegawai, Training Motivasi Pekerja, Training Motivasi Perusahaan



Malas beraktivitas di Senin pagi?

Kurang mood?

Saran saya, "Lakukan apa-apa yang membuat Anda bersemangat." Yang penting, itu legal, halal, dan masuk akal.

Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai-Ippho-Santosa

Contohnya? Gunakan pakaian favorit. Atau kenakan pakaian dengan warna berbeda dibanding yang sudah-sudah. Ini sangat mudah.

Apa lagi? Mengganti belah rambut. Mudah tho? Biasa belah kiri, ganti jadi belah kanan. Biasa belah kanan, ganti jadi belah kiri.

Apa lagi? Anda juga bisa mengenakan aksesoris lucu atau memasang pajangan lucu di kantor. Ya, apa saja yang membuat Anda lebih bersemangat.

Hal lain? Konsumsi cemilan dan minuman kesukaan. Yang penting, sehat. Intinya apapun yang bisa membangkitkan mood dan semangat Anda.

Satu lagi, jangan lupa berdoa.

Training Motivasi Ippho Santosa Bahas Eyang Habibie (Inspirasi Terbaik)

Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Pegawai, Training Motivasi Pekerja, Training Motivasi Perusahaan



Di antara semua, siapakah Presiden Indonesia yang paling sedikit haters-nya? Coba tebak. Kemungkinan besar jawabannya adalah BJ Habibie. Setuju? Setuju atau tidak, silakan teman-teman lanjut membaca.

Sewaktu berada di rumah Eyang Habibie, saya sempat nanya-nanya perihal pribadi sama beliau, di samping membahas program-program beliau untuk negeri ini. Ternyata sewaktu kecil beliau susah tidur. Ya, susah tidur.

Adalah sang ayah yang gemar mengaji, dua juz sehari. Ternyata lantunan ayat suci sang ayah ini berhasil menidurkan Habibie cilik. Kisah ini kemudian saya sampaikan ke sahabat saya, Kang Abik, penulis Ayat-Ayat Cinta.

Kang Abik langsung teringat surat Al-Kahfi, bagaimana kesolehan orangtua bisa menjaga anak dan keturunannya. Karena sangat menggugah, tulisan ini boleh di-share. Sekarang, boleh. Sebentar lagi juga boleh.

Begitulah. Ayah beliau rutin mengaji dua juz sehari. Istri beliau (Bu Ainun) bisa khatam Al-Quran hanya dalam beberapa hari. Dan beliau sendiri, belakangan ini, menghabiskan setengah waktunya bersama Al-Quran.

Eyang-Habibie-R80-Pesawat-KitaBisa

Menariknya, Habibie muda pernah belajar di sekolah non muslim selama sekian tahun. Bahkan ibunya mengizinkan Habibie muda mengikuti pelajaran agama lain. Karena sang ibu yakin dengan iman anaknya dan ingin wawasan anaknya bertambah.

Inilah cuplikan-cuplikan kisah yang saya dengar langsung dari beliau dalam sejumlah pertemuan. Bukan kata orang. Boleh dibilang, perpaduan antara imtaq dan iptek, beliau adalah kyai-nya. Itu menurut saya.

Sewaktu Eyang Habibie jadi presiden, ada pengawal beliau yang sangat setia, anggota Kopassus. Saat Eyang Habibie tidak lagi jadi presiden, pengawal itu memilih meninggalkan kesatuannya untuk tetap bersama Eyang Habibie.

Pengawalnya itu bercerita banyak hal tentang tawadhu-nya Eyang Habibie, baik saat jadi presiden maupun setelah itu. Sampai sekarang, sebagian besar orang di negeri ini menyukai beliau. Hampir-hampir tanpa haters. Beda dengan politisi lain yang berderet-deret haters-nya.

Semoga Yang Maha Kuasa memberkahi umur Eyang Habibie. Penuh rahmat dan selalu sehat. Aamiin. Bantu share ya. Dengan di-share, mudah-mudahan semakin banyak anak muda Indonesia yang terinspirasi dan termotivasi.


Training Motivasi Karyawan, Training Motivasi Pegawai, Training Motivasi Pekerja, Training Motivasi Perusahaan

Di Training Motivasi Perusahaan, Ippho Santosa Sentuh Sisi Spiritual Karyawan

Dalam training motivasi di perusahaan sering sekali saya menggedor sisi spiritual mereka. 


Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai

Tanggal 15 Oktober 2015 menjadi hari paling menentukan bagi pembangunan Sekolah Cerah Hati terkait program Sekolah Tepian dan Tepian Negeri. Di hari itulah tim ACT bertemu Soemitro (48), seorang guru yang puluhan tahun mengabdi di seberang pulau. Nama pulaunya Pulau Kabetan (Kecamatan Ogodiede, Kabupaten Toli Toli, Sulawesi Tengah). Di sana ada satu sekolah, Kelas Jauh SDN Butun.

Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai

Soemitro, yang berperawakan kurus itu mengantar tim ACT melihat-lihat sekolahnya di seberang pulau. Menumpang perahu ketinting miliknya sendiri, penyeberangan memakan waktu dua jam dengan motor perahu yang bunyinya meraung-raung. Sepanjang perjalanan ia bercerita tentang sekolahnya yang tak kunjung dapat perhatian sejak 2005. Hanya punya dua kelas untuk 30 siswa yang belajar bergantian.

Setiba di Pulau Kabetan, bangunan SDN Butun mengagetkan tim ACT. Sekolah yang diistilahkan sebagai ‘kelas jauh’ itu, hanya berupa bangunan reyot yang terbuat dari lembaran kulit-kulit kayu. Maaf, lebih layak disebut gubuk daripada sebuah bangunan untuk belajar. Ternyata benar adanya informasi yang kami peroleh tentang sekolah ini. Memprihatinkan.

Akhir Oktober, dimulailah pembangunan SD Cerah Hati mengandalkan donasi yang sebagian besar dari netizen dan peserta seminar. Satu bangunan permanen, berupa dua ruang kelas dengan fasilitas lengkap, pelan-pelan dibangun di atas lahan di sebelah bangunan sekolah lama. Maaf, bangunan sekolah lama tidak bisa lagi direnovasi. Harus dibuatkan yang baru.

"Rasanya seperti mimpi sewaktu melihat orang Jakarta kembali ke tempat kami dan bilang mau bangun sekolah," tutur Pattajani, Kepala Dusun III Bumbung, Pulau Kabetan,  Kecamatan Ogodiede. Dan di sana,
bukan tukang saja yang bekerja. Masyarakat setempat juga turut bekerja. Termasuklah anak-anak. Semuanya antusias. Semuanya turun tangan.

Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai

Acang, misalnya. Ia ikut mengangkut batu. Anak balita bernama asli Raisya ini ikut memindah-mindahkan batu dari perahu ke lokasi. Tak ada yang menyuruhnya. "Melok masikolla jaoditteh (saya nanti juga akan sekolah di sana)," kata anak pasangan Munser dan Jude, pasangan nelayan miskin Kabetan ini, dengan mantap. Dan bukan cuma Acang yang ikut membantu.

Hampir semua anak di Kabetan seakan berlomba-lomba menunjukkan kontribusi mereka dalam pembangunan sekolah ini. Mulai dari menyediakan batu, air, pasir, sampai material bangunan. "Yaku purado mangala bone (kami senang sudah ikut mengangkat pasir)," kata Katijah, gadis kecil berambut pirang terpanggang matahari yang duduk di kelas dua. Bersama kawannya Usra, ia ikut menyingsingkan lengan baju. "Mario diang passikollang baru (kan kami akan punya sekolah baru)," tambah Usra malu-malu.

Alhamdulillah, pembangunan sekolah ini hampir selesai. Dan insya Allah kita akan bangun lagi di tempat-tempat lainnya. Penggalangan dana bisa dilakukan di mana saja, salah satunya di seminar.

Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai

Para donatur, sejenak coba bayangkan ini. Ketika guru-guru mengajar, kita turut memetik pahala-nya. Ketika murid-murid belajar, kita turut memetik pahala-nya. Ketika suatu hari mereka ‘jadi orang’ kita turut memetik pahala-nya. Kok bisa? Yah bisa, karena kita sungguh-sungguh menyiapkan sekolah, tempat mereka belajar dan mengajar. Amal jariyah namanya.

Training-Motivasi-Karyawan-Training-Motivasi-Pegawai

Ya, ini adalah proyek akhirat. Tak semua orang berminat. Yang berminat, salurkan sedekahnya, berapa saja, melalui rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap ke BNI Syariah 660-000-0164 atau BCA 676-025-4400. Niatkan untuk bersedekah rutin mingguan atau bulanan. Begitu diniatkan, tentulah Tuhan akan memampukan. Bakal berbeda dampaknya kalau kita beralasan atau menunjukkan ketidakpedulian. Semoga Yang Maha Kuasa melembutkan hati kita.






Ditulis oleh Ippho Santosa & tim ACT. Untuk mengundang Ippho Santosa dalam training motivasi karyawan atau training motivasi pegawai, klik >> www.ippho.com